Showing posts with label cara. Show all posts
Showing posts with label cara. Show all posts

Sunday, May 20, 2018

"Kesenjangan Sosial Karena Buta Ilmu Pengetahuan dan Malas Belajar"

Dear Strong People...

Pertama-tama... Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Malam ini kita akan sharing seputar tema di atas, ya... lebih kurang Kesenjangan Sosial yang membuat manusia yang kurang sukses karirnya (sebutlah si A) selalu iri dan cemburu dengan manusia yang sukses karirnya (sebutlah si B).

Dunia benar-benar komplit diciptakan, ada kaum yang kaya ilmu pengetahuan bersama keturunannya, ada yang miskin ilmu pengetahuan bersama keturunannya.

Hal ini banyak menimbulkan berbagai cerita di masyarakat, baik cerita kejadian positif maupun negatif.

Ilmu pengetahuan di bidang karir manusia sebetulnya itu-itu saja (seperti yang telah kita bahas sebelum-sebelumnya), yaitu karir Pekerja (employee), karir Tenaga Ahli (self employee), karir Pengusaha (business owner) dan Karir Pemodal (Investor).

Bedanya antara karir Employee (E), Self Employee (SE) dengan Pengusaha (B.O), Investor (I) ini menghasilkan uang bedanya ibarat bumi dan langit, di mana contohnya: Jika E dan SE ingin beli rumah mewah, mereka harus menabung puluhan tahun dulu terkadang untuk mendapatkannya. Sedangkan karir B.O dan I mereka bisa dalam waktu singkat mendapatkannya.

Enaknya di karir E dan SE biasanya mereka sudah aman bulanannya, karena dari gaji, bonus, tunjangan dll setiap bulannya.

Ga enaknya di dunia I dan Bo, biasanya mereka saat tidak punya uang, benar-benar tidak punya uang. Dalam sekejab uangnya bisa habis seketika.

Dalam kehidupan manusia, sering terlihat karir E dan SE ingin menanjak untuk bisa jadi B.O bahkan Investor, karena menyangkut biaya tuntutan hidup dan rencana masa depan.

Ketahuilah... Ketika anda melihat sebuah gedung bagus, itu yang membuatnya juga manusia yang sama dengan anda. Jika melihat seseorang bisa memiliki harta yang banyak, itu juga sama, dia hanya manusia biasa seperti anda.

Yang perlu disadari, mereka bisa memiliki itu karena mereka belajar Ilmu pengetahuannya, mereka tidak malas berusaha, belajar, cari guru yang baik dan benar untuk bisa mendapatkan Ilmu karir seperti B.O dan I.

Anda bisa jika anda terbiasa, yakin dengan itu, semua kembali basic-nya kepada diri kita sendiri, seberapa ingin kita belajar, belajar dan belajar. Kadang sifat malas lebih kuat muncul di diri akibat terlalu nyaman tantangan hidup anda, namun di hati iri dengan keberhasilan orang lain, ini akibat anda tidak tahu ilmunya saja. Nanti ketika anda sudah tau dan memahami ilmu bagaimana jadi B.O dan I, tidak menutup kemungkinan anda lebih berhasil dari pada orang yang anda kagumi.

Intinya... belajar... belajar dan belajar...

Kesenjangan sosial, kecemburuan sosial hanya akan tumbuh ketika anda selangkah lebih tinggal ilmunya dari mereka yang sukses karirnya menurut anda.

Kunci teori ilmu sukses di karir ada 5:

1. Bakat dari lahir
2. Niat memperdalam Bakat tersebut
3. Memiliki waktu buat proses belajarnya
4. Memiliki uang untuk mobilitas selama belajar
5. Dan Memiliki GURU yang BAIK dan BENAR dalam membimbing anda.

Jika kita meng-upgrade ilmu kita, maka rasa iri, dengki, cemburu sosial dengan keberhasilan orang-orang di sekitar anda akan luntur dengan sendirinya, yang ada, akan muncul niat untu bersaing sehat, berkompetisi sehat dengan karya-karya baik itu pada karir sebagai EMPLOYEE, SELF EMPLOYEE, BUSINESS OWNER maupun INVESTOR.

Good luck Strong People!

Kembangkan bakat dari lahir yang sesungguhnya dari dalam dirimu untuk berkarir di bidang karir EMPLOYEE, SELF EMPLOYEE, BUSINESS OWNER maupun INVESTOR...

via ilmuhidup.com

Wednesday, February 8, 2017

Maulah 'Bekerja Lagi' Saat Situasi Mulai Tidak Berpihak

Malam Strong People...

Terkadang dan seharusnya, di masa-masa roda itu yang tadinya di atas lalu mulai turun ke bawah, di saat itulah kita harus mau bekerja lagi 'sedikit', untuk apa? Untuk membenahi aset-aset kita ke lebih yang 'natural' lagi. Karena ga ada ceritanya RODA DI ATAS GA KAN PERNAH MENCOBA TURUN...

Ketika mengalami ini, coba secepatnya gali inovasi dan kreatif baru, atau strategi baru bagaimana agar aset-aset kita yang sudah berjalan bisa terus bertahan dan berkembang meski 'dipaksa' turun oleh yang namanya sebuah pengkondisian 'alam'.

Jadi sebagai pengusaha, jangan pernah patah arang, pengusaha merupakan kumpulan dari orang-orang yang sangat fleksibel dalam memainkan perannya, jadi cari terus, dan bekerja teruslah dalam menemukan metode yang pas untuk mempertahankan aset-aset yang sudah berjalan agar bisa selalu 'akrab dan harmoni' bersama 'sang musim' yang berganti-ganti secara berkala sesuai takdirnya.

Kesimpulan...
Jika pernah berjaya, dan uang bekerja buat anda, ingat... siapkan selalu pikiran dan tenaga jika harus memulai bangun dari nol lagi, karena akibat dari sebuah 'pengkondisian', enaknya di saat anda harus membangun lagi, setidaknya pengalaman merintis sudah makin matang ilmunya, sehingga anda tidak akan menghabiskan waktu, tenaga, pikiran serta biaya yang banyak seperti waktu awal anda belajar membangun aset.

Jadilah Pemain Yang Berwatak Nan Fleksibel.

Selamat beristirahat....

via: ilmuhidup.com

Friday, October 21, 2016

ANDA AKAN TAU BAHWA SAAT INI ANDA SALAH

Pagi Strong People...

Jumpa lagi kita di pagi tanggal 21 Oktober 2016 ini.

Karena kurangnya Ilmu Pengetahuan, maka terciptalah berbagai pemahaman pola pikir yang cendrung berseberangan dan mengakibatkan tidak harmonisnya sebuah hubungan.

Akal dan Pikiran diciptakan dengan kekuatan berpikir 'Unlimited Power', ketika si Akal dan Pikiran ini tumbuh dengan informasi ilmu pengetahuan yang kurang, maka akan menimbulkan keputusan-keputusan tidak rasional dan tidak masuk akal dari diri seseorang.

JANGAN JADI MANUSIA PEMALAS UNTUK BERPIKIR, BERUSAHA, DAN MENCARI ILMU PENGETAHUAN jika anda ingin lebih tau bahwa diri anda saat ini ada di posisi manusia di level bodoh, kenapa? karena setelah anda banyak tau, maka anda akan malu sendiri untuk dan atas kesalahan-kesalahan di masa lalu yang anda buat.

Perlu diingat baik-baik Strong People, HIDUP lebih banyak dan dominan melibatkan sisi REALISTIS & LOGIKA yang masuk akal, hidup jangan sampai disibukkan dengan TERMAKAN PERASAAN ANDA SENDIRI, MEMIKIRKAN  & MEMBAHAS AIB ORANG, MENCACI MAKI & MENCARI KESALAHAN-KESALAHAN ORANG LAIN UNTUK ANDA BUAT STATUS DI SOSMED ANDA, dan lain-lain, sebab kebiasaan ini akan tambah membuat diri anda menjadi semakin BODOH, KERDIL, KONYOL, A LOOSER, NOTHING, serta SANGAT MUDAH DIMANFAATKAN UNTUK KEBUTUHAN-KEBUTUHAN DAN KEPENTINGAN ORANG LAIN. Sementara anda begini, kalangan manusia yang disibukkan meng-upgrade karya-karyanya sudah jauh duluan menuai hasil indah dari karya-karyanya, lagi... ANDA KALAH!

Bukalah pintu dan ruangan ILMU PENGETAHUAN anda seluas-luasnya, ukur pakai akal sehat, JANGAN UKUR DARI HANYA KARENA ANDA MENGAGUMI SESEORANG.

Tentang akan sesuatu hal yg benar atau tidak benar,  sesungguhnya tiap manusia yang tidak dalam kondisi gila, ia sebenarnya sudah tau bahwa dia salah, namun kenapa iya masih mau menjalankan itu?

Jawabanya: KARENA IA MANUSIA PEMALAS MENIMBA ILMU PENGETAHUAN YANG PADA AKHIRNYA CENDRUNG BERPIKIR MENJADI SEORANG MANUSIA LICIK, PENJILAT, MANIS MULUT dan MUNAFIK (Lain di mulut lain di hati).

IlmuHidup selalu mengingatkan agar hendaknyalah kita DISIBUKKAN DENGAN KARYA-KARYA KITA, jika anda pegawai swasta atau pegawai negeri, lahirkanlah selalu pengabdian karya kerja anda dengan baik dan kreatif, jika anda adalah seorang wiraswasta (punya usaha sendiri) pemula maupun sudah besar, hendaklah selalu memikirkan update karya yang makin memberikan kenyamanan hingga keuntungan baik buat orang banyak.

Teruslah selalu ingat untuk mengkoreksi diri. Carilah ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya, teruslah berpikir dan mencari inspirasi-inspirasi hidup yang sudah tersedia di alam ini, untuk anda gunakan mempercantik karya-karya anda yang penuh manfaat baik buat orang banyak.

via: ilmuhidup.com

Saturday, August 27, 2016

DUA SISI MATA UANG DARI TREN STARTUP

Pagi Strong People,

Tren STARTUP saat ini di Indonesia luar biasa gaungnya, di sana sini lagi ramai diperlombakan,  maka berbondong-bondonglah para pemuda pemudi mendeklarasikan dirinya sebagai Startup!.

Mari kita telaah dari 2 sisi mata uang:

1. Ini tren positif tentunya bagi Indonesia, sudah saatnya para pengusaha muda muncul dan menggurita ke depan dari anak-anak Indonesia, karena ini salah satu faktor yang mempercepat pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa untuk menjemput kemakmuran.

2. Ini bakal jadi awal hancurnya hidup seseorang, jika ia menganggap bahwa membuat sebuah startup hanyalah buat ikut-ikutan tren untuk mengejar dengan cepat mendapatkan Funding dari Investor atau Ventura Capital.

Bagi para pemula Startup, hati-hati dg point nomor 2, jika tujuannya membangun Startup untuk itu, biasanya ENERGI KARYA PRODUK ANDA akan gampang melemah, Karena Ilmu hidup dari sebuah "PERJUANGAN MEMBANGUN STARTUP TIDAK MAIN-MAIN".

Renungi lagi di dalam hati akan hakikat dasar seorang PENGUSAHA, yaitu dia memberikan pengabdian untuk MEMBANTU, MENYENANGKAN, dan MEMBERIKAN KEUNTUNGAN YANG SEBANYAK-BANYAKNYA kepada manusia yang memakai jasa dari produk-produknya.

Siapkan dulu MANAJEMEN PSIKOLOGIS anda sebagai PENGUSAHA, baru anda siapkan MANAJEMEN TEHNIS produk yang akan anda bangun.

Good Luck!

via: ilmuhidup.com

Saturday, April 23, 2016

Berwatak

Pagi Strong People...

Salah satu advisor dari IlmuHidup.com pernah berpesan, "JADILAH PEMAIN YANG BERWATAK DI BIDANG MU"...

Ini pesan singkat yang bermakna dalam pagi weekend ini.

Happy Weekend Strong People...

via: ilmuhidup.com